Wednesday, November 5, 2008

LANGKAH-LANGKAH DALAM PENELITIAN SOSIAL

LANGKAH :1:
PENENTUAN ATAU PEMILIHAN MASALAH

Pemilihan atau penentuan masalah adalah merupakan langkah paling awal dalam kegiatan penelitian.

Untuk menentukan masalah dalam penelitian dapat ditinjau dari dua sudut pandangan, yaitu :
· Dari Masalah Itu Sendiri
Yaitu penentuan atau pemilihan masalah didasarkan pada pentingnya masalah (Significance of Topic), dan jenis masalah (Interesting Topic). Dalam hal ini biasanya masalah yang dipilih untuk diteliti adalah merupakan masalah yang penting dan menarik. Sehingga, hasil penelitian dapat berguna untuk menyumbangkan bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
· Dari Diri Peneliti
Dalam hal ini masalah penelitian didasarkan pada peneliti, yaitu: peneliti harus melihat kemampuannya (Keilmuan), waktu, dana, dan tenaga yang tersedia untuk melakukan penelitian.
Berkenaan dengan penentuan masalah tersebut maka ada dua hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu : 1) Data tersebut mudah untuk diperoleh (Obtainable Data) dan 2) Masalah tersebut dapat ditangani (Manageable Topic). Apabila masalah yang dipilih sesuai dengan kemampuan atau pengetahuan peneliti dan data yang diperlukan dapat diperoleh, maka penelitian dapat berjalan dengan lancar.

LANGKAH : 2:
PENETAPAN LATAR BELAKANG MASALAH

Latar belakang masalah adalah merupakan uraian informasi sehubungan dengan timbulnya masalah penelitian. Informasi atau data mengenai timbulnya masalah penelitian tersebut perlu dicari untuk mengetahui kedudukan masalah dengan pasti. Hal yang melatarbelakangi timbulnya masalah penelitian maka perlu diuraikan apa adanya agar penelitian dapat berhasil secara berarti (Significant).

Dalam uraian latar belakang masalah adalah ditulis menurut Piramida terbalik, artinya uraian informasi latar belakang masalah tersebut ditulis dari mulai hal yang bersifat umum ke hal yang bersifat khusus menyangkut kondisi obyektif permasalahan yang akan diteliti.

LANGKAH : 3:
PERUMUSAN/IDENTIFIKASI MASALAH

Identifikasi masalah adalah penetapan/penentuan masalah yang akan diteliti berdasarkan dari latar belakang masalah. Rumusan/identifikasi masalah ini harus dibuat operasional dan jelas batasannya.

Dalam uraian identifikasi masalah biasanya ditulis dalam bentuk kalimat pertanyaan, yang kemudian akan dijawab melalui penelitian.

Contoh :
1. Bagaimana hubungan antara kepemimpinan Camat dengan efektivitas kerja di Kecamatan X ?
2. Adakah hubungan pengaruh antara Tingkat Pendidikan dengan Partisipasi Politik Masyarakat di Desa Y ?
3. Bagaimana pelaksanaan Komunikasi politik yang dijalankan oleh Pimpinan Partai Z ?

LANGKAH :4:
TELAAH/STUDI KEPUSTAKAAN

Telaah kepustakaan adalah merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mencari data tentang masalah penelitian. Tahapan ini sangat penting karena merupakan dasar dalam penyususnan kerangka teoritis, anggapan dasar atau tinjauan pustaka. Kerangka teoritis yang dibuat berdasarkan telaah kepustakaan ini berguna untuk menuntun peneliti dalam pemecahan masalah penelitian.

Telaah kepustakaan ini dapat dilakukan dengan dua cara :
1. Mempelajari dokumen atau hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan.
2. Mempelajari berbagai buku dan tulisan sehubungan dengan masalah penelitian.

LANGKAH :5:
PENETAPAN TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN

1. TUJUAN
· Tujuan adalah merupakan arah pelaksanaan penelitian.
· Diuraikan apa yang akan dicapai melalui penelitian tersebut.
· Tujuan penelitian disesuaikan dengan kebutuhan peneliti dan pihak lain yang ebrhubungan dengan penelitian tersebut.

2. KEGUNAAN PENELITIAN
· Dalam uraian tentang kegunaan penelitian dijelaskan manfaat dan sumbangan yang akan diberikan sehubungan dengan penelitian tersebut.
· Uraian kegunaan ini menjadi dasar informasi untuk mengajukan saran dan rekomendasi kepada pihak yang ingin mengadakan penelitian lanjutan.

LANGKAH :6:
PERUMUSAN HIPOTESIS

Perumusan hipotesis adalah merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian.

Perumusan hipotesis adalah merupakan langkah yang sangat penting, sebab hipotesis digunakan sebagai dasar pengumpulan data dan penarikan kesimpulan (hasil penelitian)
Contoh :
1. Ada hubungan pengaruh kepemimpinan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kecamatan X.
2. Jika Komunikasi Politik Ketua Partai X dilaksanakan berdasarkan syarat-syarat komunikasi maka perolehan suara pada pemilu Tahun 1997 di Kabupaten Z Akan Meningkat .

LANGKAH :7:
PENETAPAN METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian adalah mencaakup prosedur dan alat yang akan digunakan dalam melaksanakan penelitian. Dalam prosedur penelitian ini diuraaikan tahapan atau urutan pelaksanaan penelitian. Sedangkan alat yang digunakan dalam penelitian merupakan alat yang dipergunakan untuk pengumpulan data.
1. Teknik penentuan sampel (Teknik sampling), dan
2. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan.

LANGKAH : 8:
PENYUSUNAN JADWAL PENELITIAN

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam suatu penelitian, perlu dibuatkan jadwal perencanaan penelitian sebagai berikut: perencanaan penelitian, persiapan peralatan yang dibutuhkan, pengmpulan data, analisis data, dan interpretasi data serta penulisan laporan. Urutan kegiatan tersebut harus dibuat dalam bentuk jadwal kegiatan penelitian secara rinci.

LANGKAH :9:
PENGUMPULAN DATA

Dalam suatu penelitian, data sangat dibutuhkan untuk menguji hipotessis yang telah dirumuskan sebelumnya. Pengumpulan data ini erat hubungannya dengan metodologi penelitian. Oleh kaarena itu, ada beragam teknik dan alat pengumpulan data. Kesahihan (Validitas) dan keterandalan (reliabilitas) data yang diperoleh akan terjamin apabilaa teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan tepat.

LANGKAH :10:
PENGOLAHAN DATA

Pengolahan data dilakukan apabila data telah terkumpul lengkap. Kegiatan pengolahan data yang perlu dilakukan adalah:

a. Penyuntingan (editing) data, adalah pengelompokan dataa dan atau melakukan penulisan ulang dari data yang diperoleh berdasarkan kategori data yang diperoleh dari lapangan. Editinmg ini perlu dilakukan agar memudahkan dalam memasukan data ke dalam Coding Book (Buku kode data).
b. Pengkodean data (Coding Data), adalah memasukan data ke dalam catatan/buku yang telah diberikan kode berdasarkan pengelompokan kategori sehingga mudah dalam membuat tabulasi data dan mudah dalam hal pengecekan bila terjadi kekeliruan waktu dilakukan analisis data.
c. Tabulasi data ( Tabulating Data), adalah memasukan/mengelompokan data dari Coding Book ke dalam tabel-tabel sesuai dengan kebutuhan analisis.

LANGKAH :11:
ANALISIS DATA

Analisis data ini dilakukaaan dengan tujuan untuk menyederhanakan hasil olahan data sehingga data tersebut mudah dibaca atau diinterpretasikan. Biasanya tabulasi yang paling sederhana adalah melalui Tabulasi Kecenderungan Prosentasi. Dalam menganalisis data, jenis data yang diperoleh harus diperhatikan (Kualitatif atau kuantitatif). Apabila data yang diperoleh berupa data kualitatif, maka analisis yang dipergunakan adalah analisis non statistik. Sebaliknya , data kuantitatif dianilisis dengan analisis statistik.

LANGKAH :12 :
PENAFSIRAN HASIL STATISTIK

Penafsiran hasil analisis ini sangat berkaitan dengan analisis data yang telah dilakukan. Dalam tahap ini, data yang telah diolah dan dianalisis, diberi arti. Dari hasil penaafsiran ini, diperoleh kesimpulan penelitian yang menyatakan hipotesis yang dirumuskan diterima atau ditolak (teruji atau tidak), bila dalam penelitian tersebut menggunakan hipotesis. Bila penelitian tersebut tidak menggunakan uji hipotesis, maka cukup disimpulkan saja.

LANGKAH :13:
PENYUSUNAN LAPORAN

Tahap penyusunan/pembuatan laporan adalah merupakan kegiatan akhir untuk mempublikasikan dan mendokumentasikan hasil penelitian. Laporan penelitian dapat berbentuk: Makalah (paper), laporan, skripsi, atau disertasi. Dalam hal penulisan laporan ini, sistematika yang dipergunakan mengikuti format tertentu sesuai dengan ketentuan yang dipakai.

1 comment:

yulia said...

slm knl pak...
sya mhasiswi jur hub internasional uNri..
thankss ats info"nya..
sukses slalu...!!!